Sabtu, 19 November 2016

Job Enrichment



Nama         : Salman Alfarizi
Npm          : 19514950
Kelas         : 3PA19
Tanggal     : 20 November 2016



A.    Pendahuluan

Seperti yang sudah kita ketahui bahwa seorang karyawan selalu bekerja dibawah perintah atasan serta peraturan yang telah dibuat. Dengan begitu seorang penimpin juga diharapan bisa memberikan motivasi kepaada karyawannya untuk bisa meningkatkan kualitas kerja, salah satu caranya melalui job enrichment. Apa itu job enrichment? Mari kita bahas......

B.     Teori

Job enrichment adalah cara untuk memotivas karyawan dengan cara memberikan kesempatan pada karyawan tersebut untuk menggunakan segala kemampuan yang mereka miliki untuk bekerja. Job enrichmet pertama kali dikembangkan oleh psikolog Amerika. Landy (1989) mengatakanbahwa job enrichment bisa merugikan pekerja yang telah terstimulasi secara optimal dalam pekerjaannya. Pekerja yang telah optimal seperti  ini akan mengalam overstimulasi jika pekerjaannya disertakan dalam program job enrichment. Job enrichment sangat cocok diterapkan,lebih baik lagi jika program job enrichment digabungkan dengan penetapan target, sehingga target yang sudah ditetapkan dapat direncanakan sesuai dengan pekerjaan yang telah melalui program job enrichment.

Salah satu faktor kunci dalam design pengayaan pekerjaan (job enrichment) menurut Stphen P. Robbins (2003), sebagai berikut:

1.      Menggabungkan Tugas
Gabungan berbagai bentuk aktivitas kerja untuk memberikan yang lebih menantang dan kompleks pada tugas pekerjaan. Hal ini memungkinkan pekerja untuk menggunakan berbagai macam keterampilan, variasi tugas yang dapat membuat pekerjaan terasa lebih bermakna dan penting. Hal ini meningkatkan keanekaragaman dan identitas tugas.

2.      Menciptakan Unit Kerja Alami
Salah satu cara memperkaya pekerjaan adalah melalui pembentukan unit kerja yang alami dimana pegawai mendapatkan kepemilikan pekerjaan. Unit kerja berarti bahwa tugas pekerja dilakukan sama, mengartikan dan mengidentifikasi seluruhnya. Kenaikan pekerjaan pada setiap pekerja menunjukkan kemungkinan bahwa pekerja akan meninjau pekerjaannya yang berarti dan penting yang tidak begitu relevan dan membosankan.

3.      Menampilkan Hubungan Pelanggan
Pekerja sangat jarang kontak dengan pengguna produk ataupun jasanya. Jika hubungan tersebut dapat dibangun, komitmen kerja dan motivasi biasanya akan meningkat. Hal ini meningkatkan keanekaragaman otonomi, dan umpan balik bagi karyawan.

4.      Memperluas Pekerjaan Vertikal
Ketika kesenjangan (gap) antara “melakukan” dan “mengontrol” dikurangi “vertical loading” terjadi, khususnya tanggung jawab yang sebelumnya merupakan tanggung jawab manajemen sekarang didelegasikan kepada pegawai sebagai bagian dari pekerjaan mereka. Ketika pekerjaan dibebani secara vertikal, otonomi naik, pekerja merasa tanggung jawab personal dan akuntabilitas untuk outcomes/dampak dari usaha mereka.

5.      Membuka Saluran Feedback
Dengan meningkatkan umpan balik, pekerja tidak hanya belajar bagaimana sebaiknya mereka menyamakan pekerjaannya, tetapi hanya dengan memeperbaiki kinerja mereka, memperburuk atau mengulang pada tingkat yang tetap. Idealnya umpan balik ini menyangkut kinerja yang dapat diterima langsung seperti pekerja melakukan pekerjaannya dan perlu kebiasaan dasar manajemen.

C.    Kasus

Di sebuah perusahaan ada seorang kepala bagian marketing. Oleh perusahaan ia akan dinaikan jabatannya sebagai manager marketing di perusahaan tersebut. Sebelum ia naik ke jabatan tersebut, perusahaan meminta agar ia mengambil kuliah untuk mendapatkan gelar S2 dan juga ia diminta agar mengikuti training yang disediakan oleh perusahaan. Hal tersebut berguna untuk menambah wawasan dan kemampuan yang ia miliki, agar kemampuan tersebut dapat digunakan untuk membantu memajukan perusahaan.

D.    Analisa

Dari beberapa definisi yang ada, job enrichment merupakan penambahan pekerjaan guna meningkatkan kewenangan untuk mengendalikan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi dari kerjanya. Job enrichment memberikan karyawan kesempatan untuk mengambil kontrol yang lebih besar atas bagaimana untuk melakukan pekerjaan.

E.     Referensi

https://books.google.co.id/books?id=d_HHWRqvNecC&pg=RA1-PT58&dq=job+enrichment+adalah&hl=id&sa=X&ved=0ahUKEwjaqpis5bPQAhWHuo8KHT97A_IQ6AEIPzAG#v=onepage&q=job%20enrichment%20adalah&f=false

Tidak ada komentar:

Posting Komentar